Dansatgas Citarum Harum Tinjau Demplot Cabai Rawit Sektor 8, Dorong Pertanian Produktif


CEO GROUP | LEMBANG — Upaya Satgas Citarum Harum dalam mendorong pemanfaatan lahan secara produktif terus dikembangkan. Hal tersebut terlihat saat Dansatgas Citarum Harum 2026 Kolonel Inf Yanto Kusno Hendarto, S.H., melakukan kunjungan ke Demplot Kebun Cabai Rawit Posko Sektor 8 Satgas Citarum Harum, Senin (7/9/2026).


Kunjungan tersebut disambut langsung Dansektor 8 Citarum Harum Kolonel Inf Masrief, didampingi Baops Sektor 8 Peltu Iwan Sutiawan, Dansub Sektor 2 Lembang Serka Ahmad Rukandi, Sekretaris KPSBU Lembang Drs. Ramdhan, personel Sub Sektor Lembang serta masyarakat Gober.


Dalam kunjungan tersebut, Dansatgas bersama Dansektor 8 melakukan pengecekan langsung terhadap kondisi dan perkembangan tanaman cabai rawit yang ditanam pada lahan demplot dengan aplikasi perbandingan Pupuk Kosasih dan Pupuk Kandang.


Demplot tersebut dikembangkan sebagai sarana pengamatan dan evaluasi untuk melihat respons serta perkembangan tanaman terhadap perlakuan pemupukan yang berbeda. Hasil pengamatan diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi dalam menentukan metode pemupukan yang efektif untuk mendukung pertumbuhan dan produktivitas tanaman.


Kolonel Inf Yanto Kusno Hendarto, S.H., dalam kunjungannya menekankan pentingnya pengembangan lahan produktif yang dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.


«“Kegiatan seperti ini harus terus dikembangkan. Lahan yang ada jangan sampai tidak produktif. Kita ingin melihat bagaimana pertanian dapat dikembangkan dengan metode yang tepat sehingga memberikan manfaat dan dapat menjadi contoh bagi masyarakat,” ujar Dansatgas Citarum Harum.»


Selain melakukan peninjauan, Dansatgas Citarum Harum juga menyerahkan 48 mini jerigen Nutrisi Tanaman Pupuk Kosasih, masing-masing berisi 100 ml, kepada Dansektor 8 untuk mendukung keberlanjutan pengembangan demplot.


Sementara itu, Dansektor 8 Citarum Harum Kolonel Inf Masrief mengatakan bahwa demplot cabai rawit tersebut merupakan bagian dari upaya Sektor 8 untuk mengoptimalkan pemanfaatan lahan sekaligus melakukan pengembangan pertanian produktif.


«“Demplot ini menjadi tempat untuk melakukan pengamatan dan evaluasi. Kita membandingkan penggunaan Pupuk Kosasih dengan Pupuk Kandang untuk melihat perkembangan tanaman cabai rawit. Dari hasil pengamatan tersebut nantinya dapat menjadi bahan pembelajaran dalam menentukan pola pemupukan yang lebih efektif,” ungkap Kolonel Inf Masrief.»


Menurutnya, pengembangan pertanian produktif tidak hanya berorientasi pada hasil tanaman, tetapi juga bagaimana menciptakan metode yang dapat diterapkan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat bagi masyarakat di sekitar wilayah Sektor 8.


Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari komitmen Satgas Citarum Harum dalam mendukung pemanfaatan lahan secara optimal, pengembangan pertanian produktif serta pemberdayaan masyarakat.


Melalui keberadaan demplot, Satgas Citarum Harum Sektor 8 berharap kegiatan pertanian tidak hanya menghasilkan komoditas, tetapi juga menjadi sarana edukasi dan contoh nyata bagi masyarakat dalam mengelola lahan secara produktif dan berkelanjutan.


Seluruh rangkaian kunjungan Dansatgas Citarum Harum di Demplot Kebun Cabai Rawit Posko Sektor 8 berlangsung aman, tertib dan lancar.

[7/9 14.53] Bamin Sektor 1 Csanti: Dansatgas Citarum Harum Turun Langsung Tinjau Selokan Viral di Cihideung, Persoalan Kohe Jadi Perhatian


BANDUNG BARAT — Persoalan aliran kotoran hewan (kohe) yang mencemari selokan/parit di wilayah Desa Cihideung, Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat, mendapat perhatian serius dari Satgas Citarum Harum.


Dansatgas Citarum Harum 2026 Kolonel Inf Yanto Kusno Hendarto, S.H., turun langsung ke lapangan untuk meninjau kondisi saluran air yang menjadi perhatian masyarakat dan ramai diperbincangkan di media sosial.


Peninjauan dilaksanakan pada Senin (7/9/2026) sekitar pukul 12.45 WIB. Dansatgas didampingi Dansektor 8 Satgas Citarum Harum Kolonel Inf Masrief, Baops Sektor 8 Peltu Iwan Sutiawan, Dansub Sektor 1 Parongpong Peltu Amar beserta anggota, Sekretaris KPSBU Lembang Drs. Ramdhan, Camat Parongpong beserta jajaran, Sekretaris Desa Cihideung, para Ketua RW dan RT, serta masyarakat/Gober.


Setibanya di lokasi, Dansatgas bersama Dansektor 8 langsung melakukan pengecekan terhadap kondisi selokan/parit dan aliran air di sekitar wilayah tersebut. Peninjauan dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi di lapangan sekaligus memperoleh gambaran mengenai persoalan yang menjadi perhatian masyarakat.


Respons Cepat Satgas Citarum Harum


Kehadiran langsung Dansatgas di lokasi menunjukkan bahwa persoalan lingkungan, khususnya yang berkaitan dengan kualitas aliran air, menjadi salah satu perhatian penting dalam pelaksanaan program Citarum Harum.


Kolonel Inf Yanto Kusno Hendarto menekankan pentingnya penanganan persoalan lingkungan secara bersama-sama. Menurutnya, kebersihan sungai dan saluran air bukan hanya menjadi tanggung jawab Satgas, tetapi membutuhkan keterlibatan pemerintah daerah, pengelola peternakan dan masyarakat.


«“Kita melihat langsung kondisi di lapangan agar persoalan yang muncul dapat diketahui secara jelas. Yang paling penting adalah mencari solusi bersama, sehingga saluran air tidak tercemar dan masyarakat dapat merasakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat,” ujar Kolonel Inf Yanto Kusno Hendarto.»


Ia juga mendorong seluruh pihak untuk meningkatkan kepedulian terhadap pengelolaan limbah, khususnya kotoran hewan, sehingga tidak dialirkan secara langsung ke selokan maupun badan air.


Dansektor 8: Jangan Biarkan Saluran Air Menjadi Tempat Pembuangan


Sementara itu, Dansektor 8 Satgas Citarum Harum Kolonel Inf Masrief mengatakan, peninjauan tersebut menjadi bagian dari upaya Satgas dalam merespons laporan dan keresahan masyarakat.


«“Kami bersama-sama turun ke lapangan untuk memastikan kondisi yang sebenarnya. Saluran air harus kita jaga bersama. Jangan sampai selokan menjadi tempat pembuangan sampah maupun kotoran hewan karena dampaknya akan kembali kepada masyarakat,” tegas Kolonel Inf Masrief.»


Menurutnya, penyelesaian persoalan tersebut membutuhkan komunikasi dan koordinasi yang baik antara Satgas Citarum Harum, pemerintah kewilayahan, pihak terkait serta masyarakat.


Satgas Citarum Harum Sektor 8 juga akan terus melakukan pemantauan dan mendorong upaya penanganan secara berkelanjutan agar persoalan pencemaran saluran air tidak kembali terjadi.


Dorong Kesadaran Bersama


Peninjauan ini diharapkan menjadi langkah awal untuk memperkuat kesadaran seluruh pihak mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.


Selain melakukan penanganan terhadap kondisi yang ditemukan di lapangan, Satgas Citarum Harum juga terus mengedepankan edukasi dan pendekatan kepada masyarakat agar tidak membuang sampah maupun limbah peternakan secara sembarangan.


Upaya tersebut menjadi bagian dari komitmen Satgas Citarum Harum dalam menjaga kualitas lingkungan dan ekosistem perairan di wilayah Sektor 8.


Dengan sinergi antara Satgas, pemerintah, pelaku usaha peternakan dan masyarakat, diharapkan persoalan pencemaran saluran air dapat ditangani secara menyeluruh dan tidak kembali terulang.


Kegiatan peninjauan berlangsung aman, tertib dan lancar.

0 Komentar