CEO GROUP | Kabupaten Bandung, 14 September 2026 — Dalam upaya menjaga kualitas lingkungan dan memastikan kepatuhan perusahaan terhadap kelestarian Sungai Citarum, personel Satgas Citarum Harum Sektor 2 melaksanakan kegiatan monitoring terhadap pipa outlet perusahaan yang berada di wilayah Desa Rancakasumba, Kecamatan Solokan Jeruk, Kabupaten Bandung, Senin (14/9/2026).
Kegiatan monitoring tersebut dilakukan sebagai bagian dari pengawasan terhadap saluran pembuangan atau outlet perusahaan yang berpotensi mengalirkan limbah menuju aliran Sungai Citarum.
Dalam pelaksanaan monitoring, petugas menemukan adanya aliran air yang keluar dari pipa outlet PT. Bounty pada sekitar pukul 17.03 WIB. Secara visual, air yang keluar dari outlet tersebut terlihat berwarna cokelat dan tercium bau.
Selain melakukan pengamatan secara visual, petugas juga melakukan pengecekan terhadap kondisi air. Berdasarkan hasil pemeriksaan di lapangan, air tersebut memiliki kondisi tidak berbusa, dengan suhu air yang terpantau dingin, sedangkan hasil pengukuran menunjukkan pH 6.
Menanggapi temuan tersebut, petugas Satgas Citarum Harum Sektor 2 kemudian melakukan komunikasi secara langsung dengan pihak perusahaan. Komunikasi tersebut dilakukan untuk menyampaikan hasil temuan di lapangan sekaligus meminta pihak perusahaan memberikan perhatian terhadap kondisi outlet yang terpantau.
Dansub Satgas Citarum Harum Sektor 2, Serka Asep Hidayat, menyampaikan bahwa kegiatan monitoring merupakan bagian dari tugas pengawasan di lapangan untuk memastikan kondisi aliran yang menuju Sungai Citarum tetap terpantau.
“Kami melaksanakan monitoring secara langsung terhadap outlet perusahaan. Saat dilakukan pengecekan, kami menemukan air yang keluar dari pipa outlet PT. Bounty dalam kondisi berwarna cokelat dan berbau. Untuk itu, kami langsung melakukan komunikasi dengan pihak perusahaan agar kondisi tersebut menjadi perhatian dan dapat ditindaklanjuti,” ujar Serka Asep Hidayat.
Menurutnya, pengawasan terhadap outlet perusahaan perlu dilakukan secara berkelanjutan. Hal tersebut penting untuk mencegah adanya potensi pencemaran yang dapat berdampak terhadap kualitas lingkungan dan ekosistem Sungai Citarum.
Serka Asep juga menegaskan bahwa setiap temuan di lapangan akan dicatat dan dilaporkan sebagai bahan monitoring serta evaluasi. Pihak perusahaan diharapkan dapat menjalankan pengelolaan limbah sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan turut menjaga kelestarian lingkungan di sekitar aliran Sungai Citarum.
Sebagai tindak lanjut dari kegiatan monitoring tersebut, petugas melakukan komunikasi dengan pihak perusahaan dan membuat surat pernyataan sebagai bentuk tindak lanjut atas temuan di lapangan.
“Yang paling penting adalah adanya tindak lanjut dari pihak perusahaan. Kami berharap pengelolaan air buangan dapat diperhatikan dengan baik sehingga tidak menimbulkan dampak terhadap lingkungan, khususnya aliran Sungai Citarum,” tambahnya.
Kegiatan monitoring berjalan dengan aman dan lancar. Hasil pengamatan serta dokumentasi kondisi outlet telah dicatat sebagai bahan laporan kepada pimpinan.
Satgas Citarum Harum Sektor 2 akan terus melakukan monitoring terhadap aktivitas perusahaan yang berada di sekitar wilayah aliran Sungai Citarum sebagai bagian dari upaya menjaga kebersihan, kelestarian, dan kualitas lingkungan sungai.***

0 Komentar