SEKTOR 8 SATGAS CITARUM HARUM TERUS GALAKKAN PENGHIJAUAN, PENGELOLAAN SAMPAH, DAN PENANGANAN LIMBAH PETERNAKAN


CEO GROUP | Parongpong, Lembang, Sagalaherang, dan Ciater — Senin, 19 Oktober 2026Dalam upaya menjaga kelestarian lingkungan dan mendukung pemulihan Daerah Aliran Sungai (DAS), Sektor 8 Satgas Citarum Harum terus mengintensifkan berbagai kegiatan lingkungan di wilayah binaannya, Senin (19/10/2026).


Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh jajaran Subsektor Parongpong, Lembang, Sagalaherang, dan Ciater, meliputi penanaman pohon di kawasan DAS, pembuatan lubang resapan biopori, pembersihan sampah liar, pembinaan masyarakat, serta pendataan hewan ternak untuk mendorong pengelolaan limbah kotoran hewan (KOHE) yang lebih bermanfaat dan ramah lingkungan.


Subsektor Parongpong: Penghijauan dan Pemanfaatan Limbah Ternak


Dipimpin Dansub Parongpong, Peltu Amar Sumarna, kegiatan diawali dengan apel pagi dan pembagian tugas personel untuk menentukan sasaran kegiatan di wilayah Kecamatan Parongpong.


Personel selanjutnya melaksanakan penanaman pohon di kawasan DAS, tepatnya di Kampung Ciwangun, Desa Cihanjuang Rahayu. Kegiatan ini bertujuan mendukung penghijauan, menjaga kelestarian lingkungan, serta membantu mengurangi risiko erosi di kawasan aliran sungai.


Selain itu, personel melaksanakan pembuatan lubang resapan biopori atau lubang sedot air (LOSeDA) di Desa Cihideung sebagai upaya meningkatkan daya resap air ke dalam tanah dan mengurangi potensi genangan.


Dalam rangka mendukung penanganan limbah peternakan, personel juga melakukan pendataan terhadap delapan ekor sapi milik Bapak Wahya di Desa Cihanjuang Rahayu. Limbah kotoran sapi dari peternakan tersebut dimanfaatkan untuk mendukung produksi biogas dan budidaya cacing Tiger sehingga memiliki nilai guna dan nilai ekonomi bagi masyarakat.


Subsektor Lembang: Bersihkan Sampah Liar dan Bina Peternak Cacing


Sementara itu, Subsektor Lembang yang dipimpin Serka Ahmad Rukandi mengawali kegiatan dengan apel pagi, pengecekan personel, dan pembagian tugas.


Personel kemudian melaksanakan pembersihan sampah liar di Desa Kayuambon, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya menjaga kebersihan lingkungan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan.


Selain penanganan sampah, jajaran Subsektor Lembang melaksanakan pendataan dan pembinaan peternak cacing di Desa Wangunsari. Kegiatan ini diarahkan untuk mendorong pemanfaatan limbah organik, termasuk kotoran ternak yang telah diolah sesuai kebutuhan budidaya.


Personel juga melaksanakan komunikasi sosial (komsos) secara door to door di Desa Mekarwangi guna mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus memberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.


Subsektor Sagalaherang dan Ciater: Perkuat Penghijauan dan Resapan Air


Di wilayah Sagalaherang dan Ciater, jajaran yang dipimpin Dansub Sagalaherang Serma Deny Kurniawan dan Dansub Ciater Serka Endi Rustandi melaksanakan apel pagi serta pembagian tugas personel sebelum turun ke lapangan.


Kegiatan dilanjutkan dengan penanaman pohon di Desa Cicadas sebagai langkah mendukung penghijauan dan menjaga kelestarian kawasan DAS.


Personel juga melaksanakan pembuatan lubang resapan biopori serta pendataan hewan ternak sapi. Upaya tersebut menjadi bagian dari pelaksanaan program pembinaan lingkungan secara terpadu, termasuk mendorong pengelolaan limbah peternakan agar tidak mencemari tanah maupun aliran sungai.


Dansektor 8: Kepedulian Bersama Menjadi Kunci Kelestarian Citarum


Dansektor 8 Satgas Citarum Harum, Kolonel Inf Masrief, menegaskan bahwa upaya pemulihan DAS Citarum harus dilaksanakan secara konsisten melalui tindakan nyata di lapangan serta melibatkan partisipasi aktif masyarakat.


Menurutnya, penghijauan, pembuatan lubang resapan biopori, penanganan sampah liar, dan pengelolaan limbah peternakan merupakan bagian yang saling mendukung dalam menjaga kualitas lingkungan.


“Kami terus mendorong seluruh jajaran Sektor 8 Satgas Citarum Harum untuk melaksanakan kegiatan secara konsisten dan berkelanjutan. Penanaman pohon, pembuatan lubang resapan biopori, penanganan sampah, serta pemanfaatan limbah kotoran ternak merupakan langkah nyata untuk menjaga kelestarian lingkungan dan mencegah pencemaran sungai,” ujar Kolonel Inf Masrief.


Ia juga menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan, mengelola sampah dengan benar, serta memanfaatkan limbah peternakan agar memiliki nilai tambah dan tidak menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan.


“Keberhasilan menjaga kelestarian DAS Citarum tidak bisa hanya mengandalkan petugas. Diperlukan kesadaran dan kerja sama seluruh elemen masyarakat agar lingkungan tetap bersih, sehat, dan lestari. Kami berharap kebiasaan baik ini terus tumbuh sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh generasi mendatang,” tambahnya.


Melalui rangkaian kegiatan tersebut, Sektor 8 Satgas Citarum Harum berkomitmen untuk terus memperkuat upaya pemulihan lingkungan melalui penghijauan, pengendalian sampah, edukasi masyarakat, dan pengelolaan limbah peternakan yang berkelanjutan.


Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas lingkungan sekaligus memperkuat kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan dan kelestarian Daerah Aliran Sungai Citarum.***

0 Komentar